Rasulullah SAW bersabda,”Jika kau membaca 2 kalimah syahadah dengan sekali keyakinan saja, maka surga akan menantimu”.
Rasulullah SAW bersabda, “Seorang wanita yang mambuka auratnya atau bahkan mengenakan pakaian yang ketat, tidak akan mencium wanginya surga selama lebih dari 500 tahun”.
Rasulullah SAW bersabda, “Aku hanya mengutuk 3 jenis orang;
1.Yang tidak menjaga orang tua mereka ketika tua
2.Yang tidak mengambil hikmah dari bulan Ramadhan yang diberkahi
3.Yang tidak mengucapkan ‘Salallahu-Alaihi-Wa-Aalihi-Wasallam’ ketika namaku disebutkan“.
sumber dari kiriman message di friendster
Jejak Langkah Kakiku
Tausiyah
Sunday, November 26, 2006
Delapan nasihat Umar bin Khattab ra
1. barangsiapa meninggalkan ucapan yang tidak perlu, maka dia akan diberi hikmah
2. barangsiapa meninggalkan penglihatan yang tidak perlu, maka dia akan diberi kekhusyu'an dalam hati
3. barangsiapa meninggalkan makan yang berlebihan, maka dia diberi kenikmatan beribadah
4. barangsiapa meninggalkan tertawa yang berlebihan, maka dia akan diberi kewibawaan
5. barangsiapa meninggalkan humor, maka dia akan diberi kehormatan
6. barangsiapa meninggalkan cinta duniawi, maka dia akan diberi kecintaan kepada akhirat
7. barangsiapa meninggalkan perhatiannya kepada aib orang lain, maka dia akan diberi kemampuan untuk memperbaiki aibnya sendiri
8. barangsiapa meninggalkan penelitian tentang bagaimana wujud Allah, maka dia akan terhindar dari nifaq"
Rasulullah SAW bersabda:
"Manisnya iman tidak akan merasuk ke dalam hati seseorang hingga dia mau meninggalkan sebagian ucapan karena takut dusta, meskipun dia itu jujur; dan mau meninggalkan sebagian sanggahan meskipun dia itu benar." (HR Dailami)
"Barangsiapa benar-benar bersabar dalam menghadapi masalah pangan yang amat sulit, niscaya Allah akan menempatkannya di surga Firdaus dan di dalamnya dia boleh memilih tempat dimana saja yang disukainya" (HR Abu Syaikh)
"Siapa yang tergiur memenuhi syahwatnya (yang haram) namun dia mampu untuk menolaknya dan lebih mengutamakan penolakannya daripada memenuhi keinginan dirinya, maka dosa-dosanya diampuni" (HR Daraquthni)
"Tidaklah seorang hamba mengucapkan suatu ucapan yang maksudnya hanya untuk membuat orang lain tertawa, melainkan sungguh dia telah jatuh ke dalam jurang yang ukuran dalamnya lebih jauh daripada jarak antara langit dan bumi; dan sungguh dia tergelincir karena ulah lisannya yang kadarnya lebih parah daripada ketergelinciran kedua kakinya" (HR Khara'ithi)
"Diam adalah akhlaq yang terbaik, barangsiapa suka humor, tentu dia akan disepelekan" (HR Dailami)
"Ada enam faktor yang bisa menghapus amal kebaikan: yaitu suka memperhatikan atau membicarakan aib orang lain, hati yang keras beku (tidak mau menerima nasihat orang lain), cinta keduniaan, kurang memiliki rasa malu, panjang angan-angan, da senantiasa berbuat zalim (kepada orang lain)" (HR Dailami)
(Nashaihul Ibad, Imam Nawawi al Bantani, IBS, 2005)
Thursday, November 09, 2006
saat kelopak mata terbuka dari keterpejamannya dimalam hari
diri ini mulai melangkahkan kaki menjalani hari yang harus dilalui
bagian dari scenario Illahi hingga tiba hari tuk kembali
begitu banyak persimpangan jalan yang terlihat
hendak kemana ku melangkahkan kaki
yang manakah jalan menuju kehadirat-Mu ya Illahi
kupilih satu dari sekian banyak persimpangan itu
tapi ku tak tahu kebenaran jalan yang telah ku lewati
ku terus melangkahkan kaki dan menjumpai kembali persimpangan yang harus kupilih
kupilih kembali satu persimpangan lalu kulalui jalan itu
harap hati jalan ini adalah jalan menuju Illahi
saat ini ku baru menyadari
setiap jalan yang ku lalui ternyata menjauhkanku dari Mu ya Illahi
sia-sia semua yang telah ku lalui
hancur sudah harapan dihati
ku kembali arungi hidup merubah arah tuk bisa menuju Mu Illahi
bertemu kembali dengan persimpangan yang harus aku hadapi
lalu kupilih satu dari sekian jalan itu yang harus ku lalui
berharap itu adalah jalan terbaik yang harus aku lalui
semakin jauh ku melangkahkan kaki
ternyata semakin jauh pula aku tersesat dalam kehidupan yang fana ini
ya Illahi kemanakah jalan yang harus aku lalui
jalan yang akan selalu mendekatkanku kepada-Mu
jalan yang selalu disinari oleh cahaya cinta-Mu
diri ini mulai melangkahkan kaki menjalani hari yang harus dilalui
bagian dari scenario Illahi hingga tiba hari tuk kembali
begitu banyak persimpangan jalan yang terlihat
hendak kemana ku melangkahkan kaki
yang manakah jalan menuju kehadirat-Mu ya Illahi
kupilih satu dari sekian banyak persimpangan itu
tapi ku tak tahu kebenaran jalan yang telah ku lewati
ku terus melangkahkan kaki dan menjumpai kembali persimpangan yang harus kupilih
kupilih kembali satu persimpangan lalu kulalui jalan itu
harap hati jalan ini adalah jalan menuju Illahi
saat ini ku baru menyadari
setiap jalan yang ku lalui ternyata menjauhkanku dari Mu ya Illahi
sia-sia semua yang telah ku lalui
hancur sudah harapan dihati
ku kembali arungi hidup merubah arah tuk bisa menuju Mu Illahi
bertemu kembali dengan persimpangan yang harus aku hadapi
lalu kupilih satu dari sekian jalan itu yang harus ku lalui
berharap itu adalah jalan terbaik yang harus aku lalui
semakin jauh ku melangkahkan kaki
ternyata semakin jauh pula aku tersesat dalam kehidupan yang fana ini
ya Illahi kemanakah jalan yang harus aku lalui
jalan yang akan selalu mendekatkanku kepada-Mu
jalan yang selalu disinari oleh cahaya cinta-Mu
Wednesday, November 01, 2006
Ya Allah...
Begitu sulitnya diri ini tuk mengendalikan nafsu diri
Aku telah terbuai oleh nikmatnya dunia yang melupakan diri
Begitu besarnya nafsu diri telah menggerogoti jiwa ini ya Rabb
Yang membuat jiwa ini menjadi tidak tenang
Begitu luasnya selimut nafsu yang membungkus jiwa ini ya Rabb
sehingga jiwa ini selalu diliputi kegelisahan
Begitu lemahnya diri ini ya Rabb, yang tidak mampu membendung nafsu diri
Begitu bodohnya diri ini ya Rabb, yang membiarkan begitu saja nafsu menggerogoti hati
Ya Allahhu Ya Rahmaanu Ya Rahiim...
Hanya Engkaulah satu-satunya Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Selamatkanlah diri ini dari nafsu yang telah menggerogoti diri
sucikanlah jiwa ini dari selimut nafsu tebal yang membungkus diri
Ya Allahhu Ya Ghafur...
Ma'afkanlah segala kekhilafan diri ini yang selalu menuruti nafsu ini
Bukakanlah pintu magfirah-Mu atas kelemahan dan kebodohan diri ini yang terbelenggu nafsu diri
Ya Allah...
Berikanlah sedikit kehangantan cinta-Mu kedalam diri ini
Berikanlah secercah cahaya cinta-Mu tuk menghangatkan jiwa yang telah ternodai
Ya Allah...
Sungguh diri ini merindukan kasih-Mu
Sungguh diri ini ingin selalu berada di dekat-Mu
Ya Allah...
Tetesan air mataku ini mungkin begitu kotor tuk menjadi saksi atas ketulusan hatiku ini
Ya Allah...
Berkas air mengalir di pipi ini terlalu hina tuk menjadi bukti bahwa diri ini amat mendambakan cinta-Mu
Ya Allah...
Begitu kotor dan hinanya diri ini di hadapan-Mu
Hingga tak pantas diri ini tuk berjumpa dengan-Mu
Ya Allah Ya Tuhanku
Entah apa yang harus aku persiapkan tuk membuktikan betapa rindunya diriku tuk berjumpa dengan-Mu
Entah apa yang harus aku perlihatkan tuk membuktikan betapa besarnya aku mencintai-Mu
dan Entah dengan apa aku harus membuktikan ketulusan hati ku ini wahai Tuhanku
Ya Allah Ya Tuhanku
Janganlah Engkau menjauh dari ku atas segala kebodohan, kekhilafan, dan kekotoran jiwa ku ini
Dekatkanlah diri-Mu selalu disisiku wahai Tuhanku, karena itulah yang aku butuhkan saat ini
Semoga Engkau selalu mema'afkan segala kekhilafan diri ini
Semoga Engkau selalu menjaga diri ini dari segala yang merusak jiwa dan diri ini
Karena Engkaulah yang bisa menenangkan diri ini
Karena Engkaulah yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu di dunia ini
Dan karena Engkaulah Satu-satunya Tuhanku
body>
Begitu sulitnya diri ini tuk mengendalikan nafsu diri
Aku telah terbuai oleh nikmatnya dunia yang melupakan diri
Begitu besarnya nafsu diri telah menggerogoti jiwa ini ya Rabb
Yang membuat jiwa ini menjadi tidak tenang
Begitu luasnya selimut nafsu yang membungkus jiwa ini ya Rabb
sehingga jiwa ini selalu diliputi kegelisahan
Begitu lemahnya diri ini ya Rabb, yang tidak mampu membendung nafsu diri
Begitu bodohnya diri ini ya Rabb, yang membiarkan begitu saja nafsu menggerogoti hati
Ya Allahhu Ya Rahmaanu Ya Rahiim...
Hanya Engkaulah satu-satunya Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Selamatkanlah diri ini dari nafsu yang telah menggerogoti diri
sucikanlah jiwa ini dari selimut nafsu tebal yang membungkus diri
Ya Allahhu Ya Ghafur...
Ma'afkanlah segala kekhilafan diri ini yang selalu menuruti nafsu ini
Bukakanlah pintu magfirah-Mu atas kelemahan dan kebodohan diri ini yang terbelenggu nafsu diri
Ya Allah...
Berikanlah sedikit kehangantan cinta-Mu kedalam diri ini
Berikanlah secercah cahaya cinta-Mu tuk menghangatkan jiwa yang telah ternodai
Ya Allah...
Sungguh diri ini merindukan kasih-Mu
Sungguh diri ini ingin selalu berada di dekat-Mu
Ya Allah...
Tetesan air mataku ini mungkin begitu kotor tuk menjadi saksi atas ketulusan hatiku ini
Ya Allah...
Berkas air mengalir di pipi ini terlalu hina tuk menjadi bukti bahwa diri ini amat mendambakan cinta-Mu
Ya Allah...
Begitu kotor dan hinanya diri ini di hadapan-Mu
Hingga tak pantas diri ini tuk berjumpa dengan-Mu
Ya Allah Ya Tuhanku
Entah apa yang harus aku persiapkan tuk membuktikan betapa rindunya diriku tuk berjumpa dengan-Mu
Entah apa yang harus aku perlihatkan tuk membuktikan betapa besarnya aku mencintai-Mu
dan Entah dengan apa aku harus membuktikan ketulusan hati ku ini wahai Tuhanku
Ya Allah Ya Tuhanku
Janganlah Engkau menjauh dari ku atas segala kebodohan, kekhilafan, dan kekotoran jiwa ku ini
Dekatkanlah diri-Mu selalu disisiku wahai Tuhanku, karena itulah yang aku butuhkan saat ini
Semoga Engkau selalu mema'afkan segala kekhilafan diri ini
Semoga Engkau selalu menjaga diri ini dari segala yang merusak jiwa dan diri ini
Karena Engkaulah yang bisa menenangkan diri ini
Karena Engkaulah yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu di dunia ini
Dan karena Engkaulah Satu-satunya Tuhanku


